Led Zeppelin & The English Premier League’s Big Four

09 April 2009

MEMBACA judul di atas mungkin akan membuat pembaca yang mengenal grup band rock and roll asal Inggris, Led Zeppelin, mengernyitkan dahi. Ada hubungan apa antara band yang sempat sangat terkenal di periode 70-an itu dengan anggota Big Four Liga Inggris (Manchester United/MU, Arsenal, Liverpool, dan Chelsea)?

Sebelum bercerita lebih jauh, aku ingin flashback sejenak ke 2007 lalu, di mana sebuah artikel pendek tentang konser reuni Led Zeppelin di Inggris membuat aku tersenyum saat membacanya.

Dalam konser itu, band yang digawangi oleh Robert Plant (Lead Vocal), Jimmy Page (Guitar), John Paul Jones (Bass), dan John Bonham (Drum) membawakan kembali tembang-tembang lawas mereka. Menariknya, lagu-lagu yang mereka bawakan dipersembahkan bagi klub-klub yang bermain di Liga Inggris untuk musim 2007-2008.

Sesuai judul tulisan, aku khusus hanya akan membahas hubungan konser Led Zeppelin itu dengan empat klub besar di Liga Inggris. Berikut ini lagu-lagu yang dipersembahkan band tersebut bagi masing-masing Big Four:
• MU – Rock and Roll
• Arsenal – Stairway to Heaven
• Liverpool – Good Times, Bad Times
• Chelsea – The Song Remains the Same

Bagi pembaca yang tidak begitu mengenal Led Zeppelin pun lagu-lagu mereka, tentunya akan samar-samar mengartikan hubungannya dengan masing-masing anggota Big Four. Sama halnya dengan pembaca yang tidak begitu mengenal karakter klub yang tergabung di dalam Big Four. Nah, di sinilah aku tertarik untuk mengulasnya.


MU – Rock and Roll

Bagi penggemar Liga Inggris, khususnya pendukung fanatik MU akan sangat hapal dengan gaya permainan klub berjuluk Setan Merah (Red Devils) ini. Klub yang saat ini masih dilatih manajer kawakan Sir Alex Ferguson kerap kali menampilkan permainan yang agresif dalam setiap laganya. Tampil kesetanan dan selalu mengancam pertahanan lawan-lawan yang dihadapinya bisa dibilang lekat dengan karakter MU di Liga Inggris. Tentunya pembaca masih ingat juga, kan, di mana musim 2007-2008, winger andalan klub asal kota Manchester, Christiano Ronaldo menjadi pengoleksi gol terbanyak di Liga?

Nah, di sinilah alasan Led Zeppelin mempersembahkan lagu Rock and Roll dalam konser reuni itu bagi MU. Tidak lain mengingat prestasi dan karakter bermain klub yang kental dengan slogan Glory, Glory Manchester United! di musim 2007-2008.

Arsenal – Stairway to Heaven
Siapapun tak bisa memungkiri bahwa Arsenal menampilkan permainan apik dalam setiap laga yang dilakoninya. Klub yang bermarkas di ibukota Inggris, London ini bahkan disebut-sebut sebagai salah satu tim yang mengusung sepakbola indah, selain raksasa Spanyol, Barcelona.

Prestasi paling prestisius yang diraih Arsenal adalah menjadi juara di Liga Inggris tanpa sekalipun terkalahkan di musim 2003-2004! Total klub berjuluk The Gunners menjalani laga tanpa kalah sepanjang 49 kali hingga akhirnya takluk oleh MU di Old Trafford pada musim 2004-2005.

Walaupun tak jarang malah menuai kekalahan, karakter bermain cantik masih tetap dipertahankan sebagai ciri khas klub yang diasuh pelatih asal Perancis, Arsene wenger. Tak ragu, Led Zeppelin mempersembahkan lagu indah Stairway to Heaven untuk klub yang kini mayoritas diisi oleh pemain-pemain muda itu.

Liverpool – Good Times, Bad Times
Meski berstatus sebagai pengoleksi gelar terbanyak di Liga Inggris, prestasi Liverpool sebagai kampiun di negeri Ratu Elizabeth seolah terhenti di musim 1989-1990. Sejak saat itu, klub berjuluk The Reds belum mampu menambah koleksi piala English Premier League (EPL) di rak mereka.

Terkadang tampil kesetanan, namun tak jarang juga malah melempem menjadi ciri khas klub dari kota pelabuhan, Liverpool itu beberapa musim terakhir di Liga Inggris. Bisa jadi Led Zeppelin ingin menyindir atau mengingatkan anak-anak asuhan Rafael Benitez dengan mempersembahkan lagu Good Times, Bad times (actually, I really love this song! T_T).

Menariknya, meski di liga angin-anginan, klub yang terkenal dengan keangkeran kandangnya ini selalu menjadi momok menakutkan bagi lawan-lawannya di pentas Eropa.

Chelsea – The Song Remains the Same
Sebelum dibeli juragan minyak Rusia, Roman Abramovich dan ditangani pelatih brilian asal Portugal, Jose Mourinho, tim berjuluk The Blues ini tak diperhitungkan di pentas Liga Inggris. Mourinho bisa dibilang sukses membawa tim ibukota ini menjadi salah satu tim kuat, baik di liga maupun di pentas Eropa.

Sayangnya, meski telah menjadi salah satu tim yang kerap tampil trengginas kala meladeni lawan-lawannya dan layak disejajarkan dengan MU, Arsenal, dan Liverpool di Liga Inggris, gaya permainan klub yang bermarkas di Stamford Bridge dinilai masih membosankan!

Lagu The Song Remains the Same yang diberikan Led Zeppelin mungkin bisa jadi cambuk bagi Si Biru untuk terus membentuk karakter bermain yang ideal layaknya sebuah klub besar. Claudio Ranieri (mantan pelatih Chelsea) disebut-sebut sebagai orang yang berjasa merintis karakter awal klub dan Mourinho sukses menanamkan mental juara dengan menyumbangkan dua kali gelar Liga Inggris berturut-turut.

Silakan baca sekilas tentang profil Led Zeppelin di sini

* Penulis berharap tulisan di atas tidak menyinggung pendukung salah satu klub karena penulis sudah berusaha se-obyektif mungkin :)

7 komentar:

Tio Toei 9 April 2009 pukul 16.32  

ooo, arsenal salah satu club premier league ya? kirain club di liga perancis...

Bambang Suprapto 9 April 2009 pukul 16.33  

hahaha...komen kamu tidak obyektif :p

nocturnal-Mona 10 April 2009 pukul 02.18  

Dengan berat hati gw harus mengatakan kalo kali terakhir Liverpool menang EPL bukan di 1992, tapi di musim 1989-1990.

:(

http://www.liverpoolfc.tv/lfc_story/honours/

Bambang Suprapto 10 April 2009 pukul 09.19  

hihi...ok ok, gw revisi deh tulisan di atas, mon. thx eniwei

adiettfufufu 12 April 2009 pukul 18.13  

Hidup Chelsea..!! Kakakak...!

kisut 19 April 2009 pukul 03.26  

udah gw add tuh bro.

Andrey PhX 21 Mei 2009 pukul 22.25  

HULL City aja deh gw...

  © Blogger template Writer's Blog by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP